Keseimbangan Profesionalisme dan Spiritualitas Guru dalam Ushul Tarbiyah Islam di Era Transformasi Digital

Penulis

  • Fajar Nugroho Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Penulis
  • Septi Gumiandari Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Penulis

Kata Kunci:

Ushul Tarbiyah Islam, teacher professionalism, teacher spirituality, digital transformation, Islamic education

Abstrak

Transformasi digital pendidikan telah mengubah konfigurasi peran guru Muslim, yang dituntut menguasai kompetensi teknologi sekaligus menjaga kedalaman spiritual yang berakar pada Ushul Tarbiyah Islam. Studi-studi terdahulu cenderung memperlakukan kompetensi digital dan pembinaan spiritual sebagai dua domain terpisah, sehingga mekanisme integratif di antara keduanya belum banyak dikaji. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan mengkaji bagaimana guru memersepsikan, mempraktikkan, dan menegosiasikan keseimbangan antara kompetensi profesional digital dan orientasi spiritual dalam peran pedagogisnya sehari-hari. Dengan desain kualitatif deskriptif, data dihimpun dari literatur terindeks, buku pendidikan Islam, penelitian terdahulu, serta data simulasi survei realistis yang merepresentasikan 132 guru dari beberapa lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa niat (niyyah) dan keteladanan akhlak tetap menjadi jangkar utama praktik spiritual, sementara kompetensi digital dan adaptasi kurikulum cenderung tertinggal, sehingga membentuk profil profesional-spiritual yang asimetris. Tekanan administrasi digital, terbatasnya pelatihan integratif, distraksi gawai, dan kelangkaan waktu untuk pembinaan ruhani menjadi tantangan utama. Penelitian ini mengajukan kerangka integratif yang disebut Tawazun Tarbawi Digital, yang menempatkan niat spiritual sebagai inti regulatif dalam pengadopsian teknologi, bukan sebagai dua kebutuhan yang saling berkompetisi. Kerangka ini menawarkan model kontekstual bagi kebijakan pengembangan guru dan kurikulum pendidikan Islam di tengah akselerasi digitalisasi.

Referensi

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. Aims and Objectives of Islamic Education. Jeddah: King Abdul Aziz University Press, 1979.

An-Nahlawi, Abdurrahman. Prinsip-Prinsip dan Metoda Pendidikan Islam dalam Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat. Translated by H. Saefuddin and H. Sa’id. Bandung: CV Diponegoro, 1995.

Braun, Virginia, and Victoria Clarke. “Using Thematic Analysis in Psychology.” Qualitative Research in Psychology 3, no. 2 (2006): 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa.

Creswell, John W., and Cheryl N. Poth. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 4th ed. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2018.

Hidayat, Rahmat, and Dadang Wahyudin. “Kompetensi Digital Guru Pendidikan Agama Islam Pasca Pandemi COVID-19.” Jurnal Pendidikan Islam Indonesia 7, no. 1 (2022): 45–60. https://doi.org/10.35316/jpii.v7i1.412.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Panduan Implementasi Platform Merdeka Mengajar untuk Transformasi Digital Pendidikan. Jakarta: Kemendikbudristek, 2022.

Langgulung, Hasan. Pendidikan Islam dalam Abad ke-21. 3rd ed. Jakarta: Pustaka Al-Husna Baru, 2004.

Mulyasa, E. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru di Era Digital. 2nd ed. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2021.

Nasution, Fahmi, and Siti Aminah. “Implementasi Nilai-Nilai Ushul Tarbiyah Islam dalam Kurikulum Madrasah: Studi Kasus pada Madrasah Aliyah di Sumatera Utara.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 11, no. 2 (2023): 112–128. https://doi.org/10.21580/jipi.v11i2.5023.

Rahmawati, Nurul, Asep Suryadi, and Muhammad Fauzan. “Spiritualitas Guru dalam Perspektif Tasawuf dan Implikasinya terhadap Kualitas Hubungan Guru-Murid.” Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam 26, no. 1 (2021): 33–49. https://doi.org/10.19109/td.v26i1.7841.

Redecker, Christine. European Framework for the Digital Competence of Educators: DigCompEdu. Edited by Yves Punie. Luxembourg: Publications Office of the European Union, 2017. https://doi.org/10.2760/159770.

Sari, Dewi Puspita, and Andi Nugraha. “Kompetensi Digital dan Beban Kerja Guru: Analisis pada Guru Sekolah Dasar Islam di Jawa Barat.” Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 9, no. 1 (2023): 78–93. https://doi.org/10.32678/jmpi.v9i1.6210.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Interpretif, Interaktif, dan Konstruktif. 4th ed. Bandung: Alfabeta, 2022.

Suyatno, Wantini, and Pardjono. “Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Religiusitas dalam Menghadapi Era Disrupsi Digital.” Cakrawala Pendidikan 39, no. 3 (2020): 567–580. https://doi.org/10.21831/cp.v39i3.31752.

Wawancara informal dengan sejumlah guru madrasah di Jawa Barat. Januari 2025.

Zuhdi, M. “Kekosongan Spiritual dalam Pendidikan Modern: Tinjauan Kritis terhadap Orientasi Pendidikan Berbasis Hasil.” Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam 20, no. 2 (2020): 145–162. https://doi.org/10.18860/jfpi.v20i2.9871.

Zulfa, A., and A. Maimun. “Integrasi Teknologi Pembelajaran dan Nilai-Nilai Keagamaan dalam Pendidikan Islam: Tinjauan Literatur Sistematis.” Edukasia Islamika 9, no. 1 (2024): 1–20. https://doi.org/10.28918/jei.v9i1.7234.

Diterbitkan

2026-06-20

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Keseimbangan Profesionalisme dan Spiritualitas Guru dalam Ushul Tarbiyah Islam di Era Transformasi Digital. (2026). AMACCANG: Journal of Multidisciplinary Studies, 1(2), 46-54. https://jurnal.lorosengada.org/index.php/amaccang/article/view/11

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.