Uslūb Al-Ījāz Wa Al- Iṭnāb: Fenomena Al-Ījāz dan Al-Iṭnāb dalam Khutbah Arab
Kajian Balāghah terhadap Efektivitas Komunikasi Persuasif
Keywords:
Balāghah, al-ījāz, al-iṭnāb, khutbah Arab, komunikasi persuasifAbstract
Uslūb al-ījāz dan al-iṭnāb merupakan dua fenomena penting dalam kajian ilmu balāghah, khususnya dalam cabang ilmu ma‘ānī, yang berfungsi untuk mengatur kepadatan dan keluasan ungkapan dalam penyampaian pesan. Al-ījāz menekankan penyampaian makna secara ringkas namun padat, sedangkan al-iṭnāb menghadirkan perluasan makna melalui penjelasan, penegasan, atau pengulangan yang terukur. Dalam konteks khutbah Arab, kedua uslūb ini memiliki peranan yang sangat signifikan karena digunakan untuk menarik perhatian audiens, memperkuat daya persuasi, membangun emosi, serta memastikan pesan dakwah dapat dipahami secara efektif oleh jamaah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk penggunaan al-ījāz dan al-iṭnāb dalam khutbah Arab serta mengungkap pengaruhnya terhadap efektivitas komunikasi persuasif. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai teks khutbah Arab yang mengandung unsur al-ījāz dan al-iṭnāb. Hasil kajian menunjukkan bahwa al-ījāz dalam khutbah Arab diwujudkan melalui struktur ungkapan singkat yang sarat makna, seperti حذف (penghilangan unsur tertentu) dan penggunaan lafaz yang padat makna, sedangkan al-iṭnāb direalisasikan melalui bentuk seperti التكرار (pengulangan), التفصيل بعد الإجمال (perincian setelah penyebutan umum), serta الإيضاح بعد الإبهام (penjelasan setelah ungkapan global). Setiap bentuk memiliki fungsi retoris yang berbeda sesuai dengan situasi komunikasi dan kondisi psikologis audiens. Dengan demikian, uslūb al-ījāz dan al-iṭnāb tidak hanya berfungsi sebagai perangkat linguistik, tetapi juga sebagai strategi retoris yang efektif dalam meningkatkan daya persuasi khutbah Arab.
References
Al-Hāsyimī, Aḥmad, Jawāhir al-Balāghah fī al-Ma‘ānī wa al-Bayān wa al-Badī‘ (Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, t.t.).
Al-Jārim, ‘Alī, dan Muṣṭafā Amīn, Al-Balāghah al-Wāḍiḥah (Kairo: Dār al-Ma‘ārif, t.t.).
Al-Suyūṭī, Jalāl al-Dīn, Al-Itqān fī ‘Ulūm al-Qur’ān (Beirut: Dār al-Fikr, t.t.).
Al-Zarkasyī, Badr al-Dīn, Al-Burhān fī ‘Ulūm al-Qur’ān (Beirut: Dār Iḥyā’ al-Kutub al-‘Arabiyyah, t.t.).
Az-Zarqānī, Muḥammad ‘Abd al-‘Aẓīm, Manāhil al-‘Irfān fī ‘Ulūm al-Qur’ān (Beirut: Dār al-Fikr, t.t.).
Al-Zuḥailī, Wahbah, Al-Tafsīr al-Munīr fī al-‘Aqīdah wa al-Sharī‘ah wa al-Manhaj, 10 jilid (Damaskus: Dār al-Fikr, 2003).
Hafidah, Ilmu Ma‘ānī (Surakarta: Fakultas Adab dan Bahasa IAIN Surakarta, 2019).
Hasbi Ash-Shiddieqy, Sejarah dan Pengantar Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Jakarta: Bulan Bintang, 1994).
Innihayatus Sa’adah, Hurin, ‘Analisis Kontrastif “Al-ijaz” Balaghah dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia’, Al-Fakkaar: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab, 2.2 (2021), hlm. 93.
Khamim, dan Ahmad Subakir, Ilmu Balaghah: Dilengkapi dengan Contoh-Contoh Ayat, Hadits Nabi dan Syair Arab (Kediri: IAIN Kediri Press, 2018).
Mustaqim, Abdul, Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir (Yogyakarta: Idea Press, 2015).
Nuha, Ulin, Studi Ilmu Balaghah: Pengantar Memahami Balaghah Al-Qur’an dan Balaghah Al-Lughah Al-‘Arabiyyah (Yogyakarta: CV Istana Agency, 2021).
Qaṭṭān, Mannā‘ al-, Mabāḥits fī ‘Ulūm al-Qur’ān (Beirut: Mu’assasah al-Risālah, 1990).
Shihab, M. Quraish, Membumikan Al-Qur’an (Bandung: Mizan, 1992).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nidaul Hasanah, Sitti Fatimah, Nurul Atira Muqmin, Haniah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.